Pages

Monday

Explore Jogja

Pernah tau tulisan yang ada di kaos Dagadu "Never Ending Jogja"? Gw rasa tulisan itu benar. Sama halnya seperti Bandung, ada aja tempat wisata yang baru disini. Sebenernya tempat-tempat tersebut mungkin sudah ada sejak lama, namun baru dikembangkan baru-baru ini.

Desember 2015 kemarin teman gw ngajak jalan-jalan ke Jogja. Berhubung gw sudah move on dari cerita sedih di masa lalu yang memang kejadiannya berasal di Jogja juga (*eeeaaa), akhirnya gw memutuskan untuk ikut dan nemenin dia jalan. Soalnya sekarang dia yang lagi galau...haaa. Cinta deritanya tiada akhir, kata Pat Kay...hahahaa.

Destinasi kali ini adalah 'Kali'. Kaliurang, Kalisuci, Kalibiru, dan Kali aja dapat jodoh (*yang ternyata ngga). Kita juga sebelumnya ga nyangka bisa ke tempat yang namanya hampir sama gitu. Ada beberapa destinasi yang gagal kita datengin, seperti Puncak Suroloyo karena kita ga bisa bangun pagi dan Kebun Buah Mangunan, karena emang waktunya terbatas.


FESTIVAL OF LIGHTS, KALIURANG

Event ini cuma diadakan dari tanggal 10 Desember'15 hingga 31 Januari'16. Yupz terbatas! Dan bersyukur gw kesana pas event ini berlagsung. Festival ini dibuka pas sore hingga malam hari aja di Taman Gardu Pandang, Kaliurang. Ceritanya siy ini festival lentera gitu. Pohon-pohon dihias dengan berbagai lampu dan ada lentera yang dibentuk jadi macam-macam karakter. Indah dan lucu siy! Sebelumnya gw pernah liat konsep kayak gini di Korea. Yaahhh...kalau dibandingin siy emang masih agak kalah, karena lahannya juga ga sebesar yang di Korea. Tapi untuk ukuran Indonesia ini cukup menghibur dan lumayan buat foto-foto. Itu juga kalau kamera dengan resolusi tinggi atau mungkin pakai SLR. Kalau kamera hp dengan standar biasa, okee bye! Hanya bagus untuk dilihat...hahhaa.
Di dalamnya ada permainan dan stand makanan juga. HTM nya 20.000 kalau weekend dan 15.000 kalau hari biasa. Worth it lah pokoknya!








KALISUCI CAVE TUBING, GUNUNG KIDUL

Hari kedua gw maen kesini. Kita datang langsung ke tempatnya dengan clueless. Nyari pake GPS dan ga nyari tau info lain. Ternyata pas nyampe sana...wakwaaww!! Ngantri banget!! Disaranin sama bapak tukang parkirnya siy, "Seharusnya mba nya reservasi by phone dulu. Dan biasanya yang dateng berkelompok." Berhubung kita cuma 3 orang-an, kata si bapak tukang parkirnya mungkin bisa aja diselipin ke kelompok lain supaya ga ngantri lama. Gw hampir hopeless sampai pada akhirnya kita ketemu sama temen sekantor gw. What a coincidence!! Mereka udah reserved dan udah ngantri dari sejam yang lalu katanya dan akhirnya kita dimasukin ke grupnya, which is dia bersama pacar dan keluarganya. Thanks God, kita ga perlu bingung lagi! Kayaknya tempat ini emang udah populer banget. Padahal kalau diliat history nya, tempat ini baru mulai dikembangkan sekitar tahun 2012 atau 2013an gitu deh. Tapi kata mas guide nya, tempat ini kalah populer sama Gua Pindul. Padahal tempat ini lebih dulu ditemukan, tapi tempat yang ramai banget dikunjungi malah Gua Pindul. Well fyi, lokasi tempat ini memang dekat dengan Gua Pindul, satu arahlah. HTM di Kalisuci ini sebesar Rp 70.000.
Setelah kita nunggu sekitar 3 jam-an (*yak 3 jam! Bayangin!) karena emang rame banget yang ngantri, akhirnya kita diajak ke sungai yang ada di dalam Gua tersebut dan didampingi oleh 3 orang Guide. Kita jalan menuruni tangga yang lumayan banyak anak tangganya dan itu masih mending karena setelah selesai body rafting pun kita akan menaiki tangga yang lumayan bikin ngos-ngosan lebih lagi. Tapi itu ga seberapa dibanding indahnya gua tersebut dengan hiasan stalaktit dan banyak kelelwar juga (*hati-hati bisa di-ee'-in..hahaha).









KALIBIRU, KULON PROGO

Tempat ini baru mulai dikembangkan sekitar tahun 2014. Iya masih baru tapi langsung booming karena banyak yang upload di instagram. Orang-orang jadi penasaran seindah apa tempat tersebut termasuk temen gw yang penasaran banget. Ternyata tempat ini cuma tempat untuk spot foto aja, ada outbond nya juga siy. Berhubung temen gw agak takut dengan ketinggian jadi dia ga mau gw ajakin outbond. View disini emang bagus banget! Dengan latar belakang Waduk Sermo dan kalau diperhatikan lagi di sebelah yang agak jauh terlihat laut. Sebenernya bagus buat kongkow dan makan indomie siy hahaha. Karena yang dijual diwarung situ juga cuma nasi goreng dan Indomie. HTMnya 5.000. Tapi kalau mau pakai spot foto yang diatas pohon itu bayar lagi Rp 10.000 dan kalau mau pakai jasa tukang fotonya per-foto Rp 5.000 dengan minimal foto yang diambil 5x. Tapi antrinya Masya Allah! Bisa 3 jam juga. Karena tiap orang yang naik pohon dikasih jatah 5 menit. Ada 3 tempat spot foto, tapi sama aja semua ngantri. Btw, fotonya juga cuma dikasih lewat flashdisc bukan dicetak. Kalau cuacanya berubah jadi hujan, foto dibatalkan namun uang tidak kembali...hufft!! Harap-harap cemas deh kalau kesitunya pas musim hujan. Benar-benar perjuangan untuk ngambil foto ajah. :(